Pasar kripto tampak tenang, namun data baru menunjukkan bahwa Eropa menjadi pendorong utama crash kripto terkini, dengan tekanan jual dari holder jangka panjang juga ikut andil.
Julian Maddocks dari Kraken berbagi wawasan eksklusif tentang bagaimana crypto exchange menghadapi crash pasar, menekankan pentingnya tim di balik layar dan transparansi proof-of-reserves untuk menjaga kepercayaan pengguna.
Harga Ethereum jatuh 6% dalam 24 jam, memicu kekhawatiran akan crash lebih dalam. Seorang analis memperingatkan potensi penurunan ke level $2.250, $1.550, atau bahkan $1.080 setelah pola bear flag terkonfirmasi.
Crash Bitcoin baru-baru ini disebabkan oleh faktor makroekonomi, bukan masalah kripto itu sendiri. Penurunan ini, yang mungkin menandai titik capitulasi, bisa jadi sinyal bullish menjelang kemungkinan intervensi The Fed.
S&P Global Ratings menurunkan peringkat stabilitas USDT ke level terendah. Cadangan Tether dianggap tidak cukup untuk menahan crash bitcoin, dan transparansi yang minim semakin meningkatkan risikonya.