Skip to main content
Featured image for Solana Terbebani: Likuiditas Menyusut, Risiko Penjualan Masif Mengintai
  1. Posts/

Solana Terbebani: Likuiditas Menyusut, Risiko Penjualan Masif Mengintai

Solana logo op mobiel met dalende koersgrafiek

Foto: Juan Alejandro Bernal/Shutterstock

Solana berada di bawah tekanan minggu ini. Sementara bitcoin sementara mendorong pasar naik, harga solana justru terlihat terus melemah.

Data terbaru menunjukkan bahwa likuiditas menyusut dengan cepat. Artinya, semakin sedikit uang yang tersedia untuk membeli dan menjual, sehingga harga bisa jatuh lebih cepat.

Pada saat yang sama, ratusan juta euro posisi leverage berada di ambang likuidasi jika harga terus turun. Namun, masih ada titik terang, seperti dana baru dan minat dari investor besar. Untuk saat ini, situasi tetap tegang.

Menyusutnya Likuiditas Meningkatkan Risiko bagi Solana
#

Menurut data dari Glassnode, investor solana telah merealisasikan lebih banyak kerugian daripada keuntungan selama berminggu-minggu. Ini seringkali menjadi tanda bahwa likuiditas mengering dan para trader menjadi lebih berhati-hati.

A analis menyebut ini sebagai ‘reset likuiditas’. Ini adalah fase di mana volume perdagangan menurun, investor menjadi lebih tenang, dan pasar bersiap untuk siklus baru. Hal ini juga terjadi pada siklus pasar sebelumnya, biasanya tepat sebelum titik terendah baru ditemukan.

Masalah lain adalah jumlah besar posisi leverage yang masih terbuka. Sekitar 430 juta euro dalam posisi long berisiko jika harga turun menuju 110 euro.

Gelombang likuidasi seperti itu dapat meningkatkan tekanan lebih lanjut. Pembersihan besar-besaran dalam jangka pendek memang menyakitkan, tetapi dapat justru membuka ruang untuk pasar yang lebih stabil dalam jangka panjang.

Faktor lain yang berperan adalah fluktuasi harga bitcoin baru-baru ini yang menyebabkan likuidasi masif di seluruh pasar. Ini menunjukkan bahwa sentimen pasar masih rapuh dan pergerakan kecil saja dapat memiliki konsekuensi besar. Akibatnya, banyak trader tetap berhati-hati dan kecepatan pemulihan tetap rendah.

Pertumbuhan Dana Kripto Berlanjut, tetapi Antusiasme Menurun
#

Sementara itu, minat dari lembaga keuangan besar tetap terlihat. Dengan dana baru dari Franklin Templeton, kini total ada tujuh dana yang terdaftar di bursa (ETF) untuk solana. Dana-dana ini menawarkan cara yang mudah untuk berinvestasi di solana, tanpa harus mengelola token itu sendiri.

Dana-dana ini awalnya berkinerja kuat dan mencatatkan arus masuk (inflow) yang signifikan setiap hari. Namun, hal tersebut kini telah berkurang.

Pekan lalu, dana-dana ini justru mencatatkan arus keluar (outflow) yang besar selama beberapa hari. Kini, arus masuk baru tercatat kembali, meskipun jumlahnya lebih rendah dari sebelumnya.

Dengan demikian, solana berada dalam fase penuh ketegangan dan peluang. Jangka pendek tetap berisiko karena likuiditas yang lemah, tetapi minat berkelanjutan dari para pemain besar dapat pada akhirnya membawa pemulihan dan stabilitas jangka panjang bagi jaringan.