Skip to main content
Featured image for Penipuan Kripto Masal di Belanda: Polisi Hubungi 300 Korban
  1. Posts/

Penipuan Kripto Masal di Belanda: Polisi Hubungi 300 Korban

Ratusan warga Belanda minggu ini menerima pesan tak terduga dari kepolisian: mereka ternyata menjadi korban penipuan investasi atau lowongan kerja, yang sering kali melibatkan pembayaran dengan kripto.

Apa yang dimulai sebagai kesempatan untuk berinvestasi secara cerdas atau mendapatkan penghasilan tambahan dari rumah, bagi banyak orang berakhir dengan pukulan finansial yang besar, bahkan mencapai puluhan ribu euro.

Kepolisian berusaha membatasi kerugian dan menghubungi langsung sekitar tiga ratus korban potensial.

Foto dengan koin Bitcoin dan logo polisi

300 Warga Belanda Tertipu dengan Kripto
#

Kelompok yang terkena dampak teridentifikasi setelah penyelidikan bersama antara Europol dan crypto exchange Coinbase. Platform tersebut menemukan bahwa serangkaian wallet (dompet digital) yang mencurigakan diisi dengan uang dari pelanggan Belanda.

Wallet tersebut ternyata terhubung dengan penipu terorganisir yang menjerat korban dengan berbagai cara. Spesialis cyber Yoanne Spoormans menjelaskan:

“Kami tidak tahu persis investasi apa yang dilakukan orang-orang ini, tapi kami tahu mereka telah ditipu.”

Pola umumnya sering kali sama: para kriminal menciptakan lingkungan online yang profesional di mana investor tampaknya dapat melihat keuntungan mereka terus bertambah. Melalui iklan di media sosial atau bahkan aplikasi kencan, orang-orang kemudian dibujuk untuk menginvestasikan lebih banyak uang.

Terkadang ‘keuntungan’ pertama bahkan dibayarkan, yang menumbuhkan kepercayaan. Namun, ketika seseorang ingin menarik uangnya, mereka baru menyadari bahwa platform tersebut telah menghilang dan penasihatnya tidak dapat dihubungi.

Risiko Penipuan Kripto Lanjutan
#

Mendapatkan kembali uang hampir tidak mungkin. Kripto yang diinvestasikan menghilang melalui puluhan wallet asing, sehingga pelacakan menjadi rumit. Kepolisian belum bisa mengatakan apakah pelaku akan dilacak.

Polisi lebih fokus pada pencegahan agar korban tidak membayar lebih banyak lagi. Terkadang, jaringan kriminal seperti ini berhasil ditangkap. Minggu lalu, Europol menggulung sebuah operasi yang bertanggung jawab atas pencucian uang sebesar 700 juta euro.

Dampaknya ternyata besar. Banyak orang merasa malu dan kadang tidak berani menceritakannya kepada keluarga atau teman. Rasa malu ini juga membuat mereka rentan terhadap bentuk penipuan kedua: yang disebut perusahaan pemulihan dana.

‘Penolong’ ini mengklaim bisa mengembalikan uang, tetapi terlebih dahulu meminta uang jaminan, yang akhirnya kembali jatuh ke tangan para kriminal.

Polisi juga memberikan beberapa tips untuk mencegah penipuan investasi. Misalnya, polisi menyarankan untuk selalu menjaga jarak jika seseorang memberikan tekanan, meminta orang lain untuk meninjau sebelum berinvestasi, dan memeriksa penyedia layanan secara menyeluruh, misalnya melalui register Otoritas Jasa Keuangan (AFM).

Jika ada yang tidak beres, itu adalah alasan untuk segera menjauh.