
Foto: icemanphotos/Shutterstock
Baru-baru ini, dua pandangan menarik mengenai bitcoin bertabrakan. Di satu sisi ada Peter Brandt, salah satu analis teknikal paling terkenal di pasar. Di sisi lain, YoungHoon Kim, yang dikenal sebagai “pria dengan IQ tertinggi di dunia”. Kesimpulan mereka berbeda jauh: sementara Brandt memperingatkan adanya gerakan penurunan baru, Kim justru melihat adanya reli menuju rekor baru.
Brandt Melihat Kelemahan: “Ini Bisa Jadi Dead-Cat Bounce” #
Brandt dikenal karena interpretasinya yang pragmatis dan sering kali tegas terhadap grafik. Menurutnya, bitcoin saat ini sedang membentuk apa yang disebut pola broadening top, dengan puncak yang semakin naik dan lembah yang semakin turun. Dalam analisis teknikal klasik, ini justru menunjukkan pelemahan, bukan penembusan ke atas. Ia menyebut reli terakhir lebih sebagai dead-cat bounce daripada awal dari tren baru.
This week’s rally may be all the retesting of the broadening top we will see $BTC Of course, we will see pic.twitter.com/OmabcfgZVK — Peter Brandt (@PeterLBrandt) December 5, 2025
Dalam skenarionya, harga bisa naik terlebih dahulu ke zona 98.000 hingga 102.000 dolar, sebelum akhirnya ditolak dan kembali jatuh ke level sekitar 58.840 dolar. Brandt menekankan bahwa ini bukan soal fluktuasi jangka pendek, melainkan setup pasar yang secara struktural rapuh. Bahkan jika bitcoin pulih sementara, investor harus waspadai koreksi yang tajam.
Kim Punya Pandangan Lain: “Manipulasi Sementara, ATH Baru Akan Datang” #
Kim justru sampai pada kesimpulan yang berlawanan. Ia tidak melihat volatilitas terakhir sebagai sinyal pelemahan struktural, tetapi sebagai akibat dari manipulasi oleh para pemain besar pasar. Perilaku dump-and-pump semacam itu, menurutnya, hanyalah “diskon sementara”. Setelah fase ini berlalu, ia berharap Bitcoin dapat pulih dengan cepat dan melonjak ke all-time high (ATH) baru.
“In my personal view, Bitcoin’s current price is just a temporary discount caused by what seems to be market manipulation. I think any such manipulation may disappear within a week, and then it could start accelerating toward a new ATH.” – World’s Highest IQ 276 Holder pic.twitter.com/MPOt0W5V1f — YoungHoon Kim, IQ 276 (@yhbryankimiq) December 7, 2025
Jika Brandt fokus pada pola, Kim lebih memperhatikan struktur pasar dan manipulasi oleh pihak-pihak besar. Ia menganggap penurunan terakhir sebagai koreksi yang sehat dalam tren naik yang lebih luas.
Apa Arti Perbedaan Pandangan Ini bagi Pasar #
Pandangan yang bertentangan ini menunjukkan bagaimana data yang sama dapat diinterpretasikan secara berbeda. Brandt percaya pada aksi harga historis dan pola teknikal, sementara Kim lebih fokus pada perilaku para peserta pasar.
Bagi investor, hal ini menegaskan betapa tidak pastinya kondisi pasar saat ini. Sementara Michael Saylor terus membeli secara tanpa ragu di tengah segala kritik, yang lain justru menunjukkan beberapa sinyal peringatan akan berakhirnya bull market.