Foto: Tony Stock/Shutterstock
Kripto baru Midnight, yang diluncurkan oleh Charles Hoskinson dari Cardano, langsung anjlok tajam tidak lama setelah peluncurannya. Penurunan drastis ini disebabkan oleh sebagian besar dari total pasokan token didistribusikan kepada investor melalui airdrop. Dalam airdrop, pengguna menerima token gratis yang sering kali langsung dijual.
Harga Kripto Midnight #
Harga Midnight mulai turun tak lama setelah peluncuran pada Selasa, 8 Desember, saat perdagangan dimulai di bursa kripto besar seperti Binance dan Bybit.
Padahal, pasar kripto secara umum justru naik hampir 2,5 persen pada hari itu. Namun, Midnight justru dibuka dengan penurunan 60 persen.
Hal ini terjadi karena pengguna menerima 16 dari 24 miliar token melalui airdrop, di mana seperempatnya langsung dapat diperdagangkan. Sisanya akan dilepaskan dalam tiga tahap selama sembilan bulan ke depan.
Token gratis ini membanjiri bursa dan meningkatkan tekanan jual secara signifikan. Harga anjlok dari sekitar $0,11 menjadi $0,02, atau turun lebih dari 80 persen.
Namun, harga tampaknya sedikit pulih menuju $0,05 pada saat penulisan.

Harga Midnight dalam beberapa jam pertama keberadaannya. Sumber: CoinMarketCap.
Apa itu Midnight dari Cardano? #
Cardano, bersama dengan Input Output Global (perusahaan di balik Cardano yang sebelumnya bernama IOHK), telah mengembangkan protokol konsensus baru (cara untuk menyetujui blok). Protokol ini bernama Jolteon dan dirancang untuk membuat Cardano lebih cepat dan lebih skalabel.
Protokol ini menjadi inti dari apa yang disebut sidechain Cardano, yaitu Midnight. Midnight adalah blockchain yang berfokus pada privasi. Jolteon adalah protokol dengan verifikasi yang ketat dan dibuat secara robust, sesuai dengan motto Input Output Global: riset dulu, baru luncurkan.
Jolteon berpotensi memproses 5.000 transaksi per detik (TPS) dan dapat memverifikasi satu blok di blockchain Midnight dalam waktu kurang dari satu detik.
Midnight dan Privasi #
Midnight dirancang untuk menjadi lapisan privasi yang dapat bekerja sama dengan jaringan lain untuk memberikan pengguna privasi tambahan.
Proyek ini diluncurkan di tengah masa kebangkitan minat pada privacy coins, yang juga berada di bawah tekanan regulasi yang meningkat.
Blockchain ini masih dalam fase pengembangan; menurut roadmap, versi penuhnya diharapkan dapat beroperasi dalam waktu setahun.