
Foto: 24K-Production / Shutterstock.com
Meskipun harga bitcoin mengalami masa sulit dalam beberapa pekan terakhir, bank asal Amerika Serikat, JPMorgan, tetap menunjukkan optimisme yang mencolok. Bank ini sebelumnya kerap mengkritik bitcoin, namun pandangan tersebut kini berubah.
Para analisnya mempertahankan target harga sebesar 170.000 dollar AS, atau sekitar 146.000 euro, dalam enam hingga dua belas bulan ke depan.
Strategy Tetap Menjadi Faktor Krusial bagi Kepercayaan Pasar #
Salah satu elemen penting dalam prediksi mereka adalah Strategy; perusahaan milik Michael Saylor yang memegang cadangan bitcoin terbesar di dunia. Para investor khawatir Strategy akan menjual bitcoinnya jika pasar terus turun.
Namun, menurut JPMorgan, hal tersebut tidak mungkin terjadi. Bank ini menyatakannya dalam sebuah ‘client note’ yang dikeluarkan Rabu lalu. Rasio mNAV, yang menunjukkan hubungan antara nilai pasar perusahaan dengan nilai bitcoin di neraca, berada di sekitar 1,1, di atas ambang batas kritis 1,0.
Selain itu, Strategy memiliki cadangan finansial sebesar 1,2 miliar euro. Dengan dana ini, perusahaan diperkirakan dapat memenuhi kewajiban bunga dan dividen selama satu setengah tahun tanpa harus menjual bitcoin. Hal ini, menurut bank, secara signifikan mengurangi kemungkinan terjadi penjualan paksa.
Potensi Katalis dari Keputusan MSCI #
Pada 15 Januari, ada keputusan penting yang akan diambil oleh penyedia indeks MSCI. MSCI sedang mempertimbangkan untuk mengeluarkan perusahaan yang memiliki lebih dari separuh asetnya dalam bentuk aset digital dari indeksnya. Ini bisa berarti Strategy akan dikeluarkan dari indeks besar, yang menurut perkiraan sebelumnya dapat memicu arus keluar modal miliaran euro.
Namun, JPMorgan menekankan bahwa sebagian besar kekhawatiran ini sudah tercermin dalam harga saat ini. Hasil yang positif justru dapat berfungsi sebagai katalis untuk reli yang besar, yang pada akhirnya dapat membuat harga Strategy maupun bitcoin kembali ke level sebelum crash pada 10 Oktober.
Bitcoin Semakin Bergerak seperti ‘Emas Digital’ Menurut JPMorgan #
Inti dari optimisme ini terletak pada model yang digunakan JPMorgan, di mana bitcoin dibandingkan dengan emas, tetapi dengan penyesuaian volatilitas. Model ini sudah lama menunjukkan nilai teoretis sekitar 146.000 euro, meskipun harga saat ini hanya sekitar 77.000 euro.
Menurut bank, bitcoin semakin sering menunjukkan dinamika yang sama dengan emas di tengah ketidakpastian ekonomi, yaitu sebagai tempat berlindung bagi modal. Perbandingan ini menjadi lebih jelas pada April lalu, ketika ketegangan di pasar saham AS mendorong investor ke aset kripto dan ‘safe asset’ lainnya.
Meskipun aksi harga negatif belakangan ini menimbulkan ketidakpastian, JPMorgan melihat fondasi yang tetap kuat. Posisi yang solid di Strategy, potensi perkembangan positif dari MSCI, dan model harga yang secara struktural menunjukkan nilai lebih tinggi dari nilai pasar saat ini.
Apakah bitcoin benar-benar akan menuju 146.000 euro masih belum pasti, namun menurut bank tersebut, potensinya sama sekali tidak hilang.