Bagi banyak orang, pajak warisan terasa seperti pukulan kedua: Anda kehilangan seseorang, dan tak lama kemudian, Belastingdienst mengetuk pintu. Di Belanda, jumlah ini bisa sangat mencengangkan, mencapai 40 persen.
Padahal, hanya dengan berkendara beberapa jam ke negara lain di Eropa, Anda terkadang tidak perlu membayar sama sekali. Mengapa kebijakan ini berlaku di sini? Dan yang lebih penting: siapa sebenarnya yang menanggung beban terberat?

Foto: Lazy_Bear/Shutterstock
Tarif Pajak Warisan di Belanda #
Jumlah pajak yang harus Anda bayarkan atas warisan bergantung pada berbagai faktor. Besarnya aset sangat berpengaruh, begitu pula dengan hubungan Anda dengan almarhum.
Menurut Belastingdienst Belanda, tarif 10 persen berlaku untuk warisan hingga 154.197 euro. Persentase ini however hanya berlaku untuk pasangan dan anak. Cucu atau keturunan lebih lanjut membayar 18 persen, sementara ahli waris lainnya membayar 30 persen.
Untuk aset yang lebih dari 154.197 euro, pasangan dan anak membayar 20 persen. Cucu akan dikenakan tarif 36 persen dan ahli waris lainnya 40 persen.
Negara-Negara Tanpa Pajak Warisan #
Belanda bukan satu-satunya negara Eropa yang memungut pajak warisan, tetapi ada juga negara yang sama sekali tidak memiliki pajak ini. Negara-negara tersebut adalah Siprus, Estonia, Latvia, Malta, Austria, Portugal, Rumania, Slovenia, dan Swedia.
Dibandingkan dengan negara Eropa lainnya, warga Belanda relatif membayar lebih banyak. Namun, ada negara yang tarifnya bahkan lebih tinggi. Misalnya, Belgia bisa mengambil hingga 80 persen dari warisan untuk ahli waris yang jauh hubungannya.
Persentase ini berbeda-beda di setiap wilayah di Belgia. Biaya di Brussels dan Wallonia tergolong sangat tinggi. Pajak di Spanyol juga terkadang bisa sangat besar, terutama jika ahli waris tersebut sudah memiliki kekayaan pribadi yang besar.
Perdebatan seputar Erfbelasting di Belanda #
Erfbelasting adalah topik yang kontroversial di Belanda dan sering dijuluki secara sinis sebagai ‘pajak kematian’ (sterfbelasting). Banyak orang menganggap pajak ini tidak adil, namun ada alasan penting mengapa pajak warisan ada.
Pajak warisan merupakan sumber pendapatan penting bagi pemerintah, yang digunakan untuk membiayai berbagai fasilitas umum di Belanda.
Selain itu, menghapus pajak warisan dapat mendorong ketimpangan ekonomi di Belanda. Efek ini terlihat di Swedia, yang tidak memiliki pajak warisan. Menurut sebuah laporan beberapa tahun lalu, Swedia memiliki ketimpangan kekayaan terbesar di Eropa.