Skip to main content
Featured image for Bank Sentral Borong Emas Massal: Mengapa Ini Kabar Baik bagi Bitcoin
  1. Posts/

Bank Sentral Borong Emas Massal: Mengapa Ini Kabar Baik bagi Bitcoin

Foto Bitcoin dan Emas

Foto: Cryptographer/Shutterstock

Bank sentral di seluruh dunia memborong emas dengan kecepatan rekor. Langkah ini merupakan reaksi yang jelas terhadap ketidakpastian ekonomi yang terus meningkat, dan menurut komentator pasar The Kobeissi Letter, permintaan terhadap emas bahkan mencapai titik tertinggi sepanjang sejarah.

Gerakan ini memunculkan diskusi baru mengenai peran bitcoin, yang semakin sering dianggap sebagai emas digital.

Cadangan Emas Melonjak
#

Berdasarkan data dari World Gold Council, bank sentral membeli 53 ton emas pada Oktober. Ini adalah kenaikan bulanan tertinggi tahun ini dan 36 persen lebih tinggi dibandingkan September.

The Kobeissi Letter menekankan bahwa ini adalah bulan ketiga berturut-turut di mana pembelian meningkat. Polandia memimpin dengan pembelian 16 ton, sehingga total cadangan emas Polandia naik menjadi 531 ton. Jumlah ini mencakup sekitar 26 persen dari total cadangan negara tersebut.

Brasil juga aktif dengan pembelian 16 ton, dan negara-negara seperti Uzbekistan, Indonesia, Turki, dan Filipina juga memperluas cadangan mereka.

Sejauh ini, bank sentral telah membeli 254 ton emas tahun ini. Dengan demikian, tahun 2025 menjadi salah satu tahun pembelian terbaik abad ini. Menariknya, pembelian ini terus berlanjut meskipun harga emas sedang tinggi.

Banyak ekonomi emerging melihat emas sebagai cara untuk melindungi diri dari risiko nilai tukar dan ketegangan geopolitik. Survei dari World Gold Council bahkan menunjukkan bahwa 95 persen bank sentral berharap dapat meningkatkan cadangan mereka tahun depan.

Apakah Bitcoin Akan Ikut Naik?
#

Bitcoin sudah bertahun-tahun disebut sebagai ’emas digital’. Seringkali muncul pertanyaan apakah bitcoin akan ikut terangkat ketika harga emas naik.

Lembaga keuangan besar mulai mengambil peran bitcoin semakin serius. Sebagai contoh, JPMorgan tetap memegang target harga sekitar 146.000 euro dalam beberapa bulan mendatang.

Menurut bank tersebut, bitcoin sering kali menunjukkan perilaku yang sama dengan emas periode tidak stabil: ia berfungsi sebagai tempat berlindung bagi investor yang mencari kepastian. Di saat yang sama, JPMorgan menekankan bahwa fundamental bitcoin kuat, meskipun pasar sedang bergejolak.

Meskipun bank sentral untuk sementara waktu masih berpegang pada emas fisik, bitcoin semakin sering disebut sebagai tambahan yang modern. Beberapa tahun ke depan akan menunjukkan apakah alternatif digital itu suatu saat akan mendapatkan status yang sama.