
Foto: Zheltikov Dmitry / Shutterstock
Harga Bitcoin bergerak di sekitar level penting, sementara para trader menantikan akhir tahun. Analisis terbaru dari Coinbase menunjukkan bahwa apa yang disebut “lonjakan Natal” (Santa Claus rally) mungkin akan terjadi.
Alasannya terutama karena berkurangnya posisi leverage di pasar. Bagi investor, ini relevan karena leverage yang lebih rendah seringkali seiring dengan pergerakan harga yang lebih stabil.
Mengapa Analis Membicarakan Potensi Gerakan Natal #
Analisis ini menunjukkan adanya penurunan posisi leverage dari para pemain besar. Kurangnya pembiayaan utang di pasar derivatif menurunkan risiko likuidasi paksa.
Pada tahun-tahun sebelumnya, tekanan ekstra justru timbul ketika posisi terlalu berat. Kini, situasinya tampak lebih tenang, sehingga permintaan alami memiliki pengaruh lebih besar pada harga Bitcoin.
“November yang berbatu mungkin telah menyiapkan panggung untuk Desember yang tak terlupakan.”
“Positioning reset di November: Open interest di seluruh perps BTC/ETH/SOL turun 16% MoM. ETF spot AS melihat aliran keluar $3,5 miliar $BTC dan $1,4 miliar $ETH. Funding rate perps BTC turun 2σ di bawah rata-rata 90 hari mereka…” – Coinbase Institutional
Setelah bulan November yang bergolak, banyak leverage spekulatif telah lenyap dari pasar. Akibatnya, struktur pasar menjelang Desember terlihat jauh lebih sehat, kata Coinbase.
Selain itu, volume spot tetap cukup kuat. Investor yang membeli bitcoin secara langsung memberikan pengaruhnya pada order book. Ini memberikan gambaran yang berbeda dibandingkan pasar yang hanya bergantung pada futures.
Kombinasi leverage yang lebih rendah dan permintaan yang stabil memupuk pemikiran bahwa ruang untuk pergerakan harga ke atas menjelang hari raya semakin terbuka.
Dampak pada Sentimen Pasar dan Perilaku Trader #
Sentimen di pasar terlihat optimis dengan hati-hati. Trader jangka pendek memantau level harga penting dan zona likuiditas.
Mereka memperhatikan momen ketika order beli yang lebih besar muncul. Terutama di sekitar batas psikologis, order book seringkali cepat bertambah. Pola ini berperan dalam diskusi saat ini tentang potensi lonjakan Natal.
Pihak institusional lebih fokus pada keseimbangan antara pasar spot dan derivatif. Struktur yang lebih sehat dengan posisi leverage yang tidak terlalu ekstrem dianggap menguntungkan untuk jangka panjang.
Hal ini mengurangi kemungkinan penurunan tiba-tiba akibat gelombang likuidasi. Dengan demikian, beberapa investor merasa lebih nyaman dengan porsi Bitcoin yang lebih besar dalam portofolio mereka.
Prospek Bitcoin dan Pasar Kripto Lebih Luas #
Beberapa minggu ke depan, sektor ini akan fokus pada sinyal makroekonomi dan data likuiditas. Ekspektasi suku bunga dan kebijakan bank sentral tetap penting untuk aset berisiko.
Lingkungan yang lebih ramah untuk aset pertumbuhan seringkali memberikan ruang ekstra untuk aset digital. Namun, para trader tetap waspada terhadap guncangan yang tidak terduga.
Apakah akan ada gerakan Natal yang nyata hanya akan terlihat dari aksi harga di akhir tahun. Sementara itu, leverage yang menurun menunjukkan pasar dengan lebih sedikit ketegangan di derivatif.
Dengan demikian, tercipta dasar untuk pergerakan harga Bitcoin yang lebih stabil. Sektor kripto terus memantau proses ini menjelang minggu-minggu perdagangan terakhir tahun ini.